MENGENAL PEMBANGKIT LISTRIK TENAGA NUKLIR (PLTN)
Ditulis oleh akhiridwan di/pada November 23, 2006
Prinsip kerja PLTN, pada dasarnya sama dengan pembangkit listrik konvensional, yaitu : air diuapkan di dalam suatu ketel melalui pembakaran. Uang yang dihasilkan dialirkan ke turbin yang akan bergerak apabila ada tekanan uap. Perputaran turbin digunakan untuk menggerakkan generator, sehingga menghasilkan tenaga listrik. Perbedaannya pada pembangkit listrik konvensional bahan bakar untuk menghasilkan panas menggunakan bahan bakar fosil seperti : batu bara, minyak dan gas. Dampak dari pembakaran bahan bakar fosil ini, akan mengeluarkan karbon dioksida (CO2), sulfur dioksida (S02) dan nitrogen oksida (Nox), serta debu yang mengandung logam berat. Sisa pembakaran tersebut akan teremisikan ke udara dan berpotensi mencemari lingkungan hidup, yang bias menimbulkan hujan asam dan peningkatan suhu global. Sedangkan pada PLTN panas yang akan digunakan untuk menghasilkan uap yang sama, dihasilkan dari reaksi pembelahan inti bahan fisil (uranium) dalam reaktor nuklir. Sebagai pemindah panas biasa digunakan air yang disalurkan secara terus menerus selama PLTN beroperasi. Proses pembangkit yang menggunakan bahan bakar uranium ini tidak melepaskan partikel sperti C02, S02, atau Nox, juga tidak mengeluarkan asap atau debu yang mengandung logam berat yang dilepas ke lingkungan. Oleh karena itu PLTN merupakan pembangkit listrik yang ramah lingkungan. Limbah radioaktif yang dihasilkan dari pengoperasian LTN, adalah berupa elemen bakar bekas dalam bentuk padat. Elemen bakar bekas ini untuk sementara bias disimpan di lokasi PLTN, sebelum dilakukan penyimpanan secara lestari.
Keselamatan Terpasang :
Keselamatan terpasang dirancang berdasarkan sifat-sifat alamiah air dan uranium. Bila suhu dalam teras reaktor naik, jumlah neutron yang tidak tertangkap maupun yang tidak mengalami proses perlambatan akan bertambah, sehingga reaksi pembelahan berkurang. Akibatnya panas yang dihasilkan juga berkurang. Sifat ini akan menjamin bahwa teras reaktor tidak akan rusak walaupun sistem kendali gagal beroperasi.
Penghalang Ganda :
PLTN mempunyai sistem pengamanan yang ketat dan berlapis-lapis, sehingga kemungkinan terjadi kecelakaan maupun akibat yang ditimbulkan sangat kecil. Sebagai contoh, zat radioaktif yang dihasilkan selama reaksi pembelahan inti uranium sebagian besar (>90%) akan tetap tersimpan di dalam matriks bahan bakar, yang berfungsi sebagai penghalang pertama. Selama operasi maupun jika terjadi kecelakaan, selongsong bahan bakar, akan berperan sebagai penghalang kedua untuk mencegah terlepasnya zat radioaktif tersebut keluar kelongsong. Kalau zat radioaktif masih dapat keluar dari dalam kelongsong, masih ada penghalang ketiga yaitu sistem pendingin. Lepas dari sistem pendingin, masih ada penghalang keempat berupa bejana tekan terbuat dari baja dengan tebal + 20cm. Penghalang kelima adalah perisai beton dengan tebal 1,5 – 2m. Bila saja zat radioaktif itu masih ada yg lolos dari perisai beton, masih ada penghalang keenam, yaitu sistim pengukung yang terdiri dari pelat baja setebal + 7cm
dan beton setebal 1.5 – 2m yang kedap udara.
Pertahanan Berlapis :
Disain keselamatan suatu PLTN menganut falsafah pertahanan berlapis (defence in depth). Pertahanan berlapis ini meliputi :
Lapisan keselamatan pertama, PLTN dirancang, dibangun dan diperasikan sesuai dengan ketentuan yang sangat ketat, mutu yg tinggi dan teknologi mutakhir.
Lapisan keselamatan kedua, PLTN dilengkapi dengan sistem pengamanan/ keselamatan yang digunakan untuk mencegah dan mengatasi akibat-akibat dari kecelakaan yang mungkin dapat terjadi selama umur PLTN.
Keselamatan ketiga, PLTN dilengkapi dengan sistim pengamanan tambahan, yang dapat diandalkan untuk dapat mengatasi kecelakaan hipotesis, atau kecelakaan terparah yang diperkirakan dapat terjadi pada suatu PLTN. Namun kecelakaan tersebut kemungkinannya tidak akan pernah terjadi selama umur PLTN.
Limbah Radioaktif :
Selama operasi PLTN, pencemaran yang disebabkan oleh zat radioaktif terhadap lingkungan dapat dikatakan tidak ada. Air laut atau sungai yang dipergunakan untuk membawa panas dari kondensor sama sekali tidak mengandung zat radioaktif, karena tidak bercampur dengan air pendingin yang bersirkulasi di dalam reaktor. Sedangkan gas radioaktif yang dapat keluar dari sistem reaktor tetap terkungkung di dalam sistem pengungkung PLTN dan sudah melalui sistem ventilasi dengan filter yang berlapis-lapis. Gas yang dilepas melalui cerobong aktivitasnya sangat kecil (sekitar 2 milicurie/tahun) sehingga tidak menimbulkan dampak terhadap lingkungan.
====>>>
Sumber : Bidang promosi
Pusat Diseminasi Iptek Nuklir-BATAN
Diambil dari Majalah Pengetahuan Teknologi Populer MEDIA KITA-BATAN
bahtiar berkata
wah … sangar
sigit berkata
Apa tidal ada alternatif lain, teknologi ini cuma dikuasai oleh negara maju maka di Indonesia PLTN dimiliki oleh asing
ady Rahmansyah berkata
Menurut saya nuklir itu sangat hebat
rey_pro_nuklir berkata
kalo aku si…nuklir itu adalah energi alternatif yang paling bagus dan paling tepat buat indonesia yang lagi krisis energi(makanya jg takut ama nuklir karena nuklir itu bermanfaat untuk maksud yang baik..)….viva nuklir…viva indonesia………….Semoga PLTN di indonesia cepat-cepat dibangun, biar g ada lagi pemadaman–pemadaman bergilir gitchu..he…he…..
Widiyanto berkata
Sudah saatnya indonesia mempunyai PLTN untuk mengatasi masalah kekurangan energi dan penghematan akan minyak, gas, batubara untuk pembangkit listrik yang ada sekarang.
Anggoro S berkata
Saya dari Mesin Brawijaya Malang Jawa Timur ingin memberikan komentar Tenaga Nuklir itu bahan bakar alternatif yang dapat digunakan dalam berbagai aplikasi/penggunaan, klo bisa digunakan pada kendaraan bermotor, OK
minori berkata
saya mahasiswa teknik elektro kalo bukan karena tugas mungkin saya ga tau seluk beluk PLTN lebih banyak ternyata banyak banget yang perlu diketahui. thengkyu!!!!
suryadi berkata
saya sangat setuju dengan rencana pemerintah terhadap pembangunan pltn, selama itu tidak menimbulkan dampak pencemaran terhadap lingkungan dan untuk keperluan sumber energi
zur berkata
pltn????????????????? wah ga kalah dong ma paman sam
irfan ngeh berkata
emang bisa indonesia bangun pltn?
taufik berkata
ntar amerika marah lho
giet berkata
PLTN pokoke harus dibangun di Indonesia. Aku heran ama ahli2 nuklir Indonesia yang anti PLTN!mending jangan sekolah ahli nuklir klo gak setuju dibangun.percuma gelarnya. tul gak? Mereka selalu komentar Indonesia kaya akan sumber alam yang belum dimanfaatkan maksimal. Menurutku percuma kita kaya sumber daya alam klo banyak di ekspor(gas alam)! mungkin pejabat yg tandatangan kontrak gak bisa memprediksi beberapa tahun kedepan klo kebutuhan dalam negeri akan sumber daya alam makin besar. memang mudah meratifikasi kontrak?….
eko berkata
Nuklir….ehm,jelas anti dong.sebab dari jaman nenek moyang mpe sekarang tidak pernah ada yang berani pastiin ni barang aman. bahkan orang yang pro nuklir skalipun jauh dari lubuk hatinya merasa tidak aman. buktinya orang batan maupun yg bekerja dgn nuklir, pasti suruh buat keturunan dulu,kwatir ntar dak beranak..hehehe….
pujisapta berkata
nuklir??? wah bisa jadi jalan masuk buat menjajah indonesia neeh. ilmu cuma seadanya kan lebih gampang dikibulin
rusydi berkata
Kita pasti bisa bangun PLTN untuk kesejahteraan rakyat Indonesia, Ayo para ahli nuklir jangan berdiam diri.
hadi irfani berkata
PLTN.. keren oi….
memang setiap kerjaan ada akibat yang harus jadi konsekuensi atas pelaksanaannya.. tapi kalo emang dah direncanain dengan matang.. knp g??
lagian biasanya orang kita cuma ikut2an demo aja, padahal pas udah jalan lalu di konsumsi.. dia pasti bakal ikut juga…
emang siapa seh yang g demen punya pembangkit listrik yang handal…
kalo saya sendiri seh… SALUT aja ma pemerintah yang dah mau ngupayain PLTN…
itung2.. kapan lagi kita ngerasain listrik jarang mati.. dan boleh konsumsi agak banyakan dikit dari biasa….
soal resiko tenang aja…. semua dah direncanain dengan matang kok
septi_ardian berkata
rakyat indonesia lebih banyak protesnya daripada berfikirnya…..
saya sangat mendukung PLTN ini…..kalo gagal berarti kan belum rezeki nya pemerintah…..
semoga ga ada unsur KKN dalam pembangunan PLTN ini ya……
STOP NUCLEAR berkata
KALIAN BIKIN BUMI MAKIN PANAS!!!!
PAYAH!!!!!
ageng berkata
PLTN diIndonesia emang bisa????????????
tapi kalo bisa boleh juga tuhhhh….
hendri berkata
tingkatkan dulu ilmu agamanya, ilmu nuklirnya, gajinya, keamanan dan pengamanan, berantas dulu korupsinya (ntar bahan bakar nuklir diambil dibawa kerumah buat masak menggunakan kompor bertenaga nuklir he he….)
maman berkata
hidup PLTN …….
maju terus…pantang mundur..
tak ada yang bisa maju tanpa pengorbanan
metnet berkata
PLTN bagus untuk Indonesia
benhur berkata
indonesia harus bergerak cepat mengembangkan teknologi berbahan bakar energi nuklir….sebelum keburu habis dan terjadi krisis lagi kayak minyak bumi dan batu bara
diaz, berkata
JANGAN PARNO DONK…
bt loo pada yg parno n ngasi kmentar yg kga jelas soal nklir, lbh bk jngan coment deh…nuklir sngat aman kok…sdah jelas bngat dri pnjlsannya…
nuklir adlah tnga alterntif yg sngat aman n tdak mmbuat polusi..soal pnngan limbah n radiasi Gw rsa pmrintah udah pkrin msak-mask sblum wcna ini dangkt k’publik..
jdi,jngan khawtir deh….
JANGAN DATANG BAWAH MASALAH N KRITIKAN PEDAS AJA DONK, tp BAWAH JGA SOLUSI YANG TERBAIK….
jangan qta jdi porang yg suka protes,tp saat d’tnya pndpat qita untuk khdup bangsa,qika malah diam and suka ngeles kaga jelas….
gw dukung pembangunan PLTN di Indonesia…krna perlu…agar ngara ini tidak kekurangn listrik and punya kebanggaan di mata dunia spt iran..,irak,cina,india,pakistan..walaupun mrka ngra kcil,ttp krn teknologi yg tinggi mrka tidak d’pandang sebelah mata oleh negara ADIDAYA, bhkan dihormati
kenny berkata
menurut saya kenapa indonesia tidak mencari lebih banyak lagi “bibit-bibit insinyur nuklir” kan di Indonesia ini banyak anak anak pintar yang tertarik dengan nuklir….
saran saya sebaiknya pengarahan tantang nukilr lebih diintensifkan karena tenaga masa depan adalah nuklir…(menurut saya,jika dilihat dari minyak bumi dan batu bara juga gas yg sudah mau habis.)
Andri berkata
semuanya tergantung pada manusianya.jika ingin negara ini makmur ya mestinya semuanya harus mendukung!
ayahlawe berkata
PLTN itu yang gue tunggu2
kita sudah krisis listrik, BBM mahal, mati nyala byar pet..
energi nuklir adalah alternatif yang tepat, bahkan sangat tepat.
kenapa harus ribut nyoalin radiasi, takut meledak. belum pernah dengar kok PLTN meledak kayak bom atom.
lagian teknologi nuklir sekarang sudah aman gak kayak jaman rusia dulu….
wis ndang dibangun… hidup nuklir….
go..nuclear berkata
tinggalkan batubara dan sumber listrik tak terbarukan.. pindah ke nuklir yang ramah lingkungan, walaupun ada radioaktif yg kita tinggalan. namun itu lebih baik daripada polusi udara or efek rumah kaca yg merusak ozon.. nuklir, yes !
sarkomin abdulah berkata
boleh-boleh aja energi nuklir di buat tapi harus jaga lingkungan .jangan seperti lapindo rakyat sekitar jadi korban
Sudah Ada berkata
Apa beda MESIN PEMOTONG RUMPUT dan MESIN di MOTOR ? cuma belum dihubungkan ke rantai dan ban saja… Begitu pula dengan yang di Serpong…
Kapasitas bisa 1000 MWatt…
Wajib berkata
Copy paste nih !
http://www.batan.go.id/mediakita/current/mediakita.php?group=Advertorial&artikel=adv1
Anwar Ashari berkata
Sangat bagus kalau Indonesia punya PLN tenaga nuklir.
salam.
By writer of Hajji Book:
40 Hari Di Tanah Suci
Thank you
Syeilendra Pramuditya berkata
Nuclear for a better Indonesia!
Raja Tega berkata
PLTN adalah solusi konkrit dalam mengatasi masalah krisis engeri indonesia. Alangkah lebih baiknya jika pemerintah mulai membuat program kearah itu. Karena seperti kita tau bahwa sumber daya alam indonesia yang sangat kaya ini juga akan tetap habis. Jadi ada hal yang kita wariskan buat anak cucu kita nanti. selain sumber daya alam yang tetap lesatari, kebutuhan engeri kita juga tercukupi. Silahkan pemerintah berpikir kesana. Jangan pedulikan fatwa haram dari semua organisasi keagamaan yang mengatakan PLTN itu haram. karena PLTN tidak mengandung babi. Bravo…
gonuklir berkata
sudah seharusnya indonesia membangun pltn atau pembangkit nuklir.